<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6556673665805655611</id><updated>2011-07-07T18:07:18.199-07:00</updated><title type='text'>zon@Gue</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://eriqprasetio.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6556673665805655611/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eriqprasetio.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>NiGueee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547392884037738188</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_ap15sVZosj8/R9Tkeb7xM4I/AAAAAAAAAAY/HgwgLylBSsc/S220/DSC02492.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6556673665805655611.post-4492489749940963855</id><published>2010-02-27T04:25:00.000-08:00</published><updated>2010-02-27T04:32:52.053-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>TIPS MENGECILKAN PERUT ALAMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olahraga terbaik untuk mengecilkan perut dan paha adalah Stepping. Naikkan kedua kaki secara penuh (jangan jinjit) keatas tangga / jingklik yang tingginya 20-30cm kemudian turunkan kedua kaki sejauh 20-30cm (jangan jinjit) dari tepi tangga. Lakukan sebanyak 50X atau 5 menit kemudian istirahat dan lakukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senam tambahan adalah sit-up dan lakukan peregangan tubuh sebelum dan sesudah olahraga. Sit up untuk mengencangkan perut, bukan mengecilkan. Jadi bisa aja perut tetap gede tapi kencang kalo dipegang. Berikut ini cara mengecilkan perut buncit :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Minum air putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kepenuhan perut disebabkan oleh penyimpanan air, Anda sebenarnya dapat mengurangi masalah tersebut dengan minum air lebih banyak. Hal ini akan mencairkan konsentrasi sodium dalam tubuh sehingga meningkatkan jumlah air yang keluar dari sistem. Minum lebih banyak air juga menjamin fungsi empedu efektif untuk mengeluarkan produk sampah. Jangan merubah konsumsi air saat diet karena banyak bahan yang sulit dicerna dan dapat menyebabkan perut menggelembung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Makan perlahan-lahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindari makan cepat, karena ketika Anda menelan terlalu cepat, setidaknya udara tertahan dalam usus dan membentuk gas yang dapat memicu penggelembungan perut. Selalu duduk saat makan dan kunyah makan secara perlahan-lahan. Makanan yang tidak terkunyah menjadi bagian-bagian kecil tidak dapat dicerna dengan sempurna yang kemudian menghasilkan banyak gas yang menimbulkan penggelembungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Mengurangi konsumsi garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu banyak garam dalam diet menambah ektra sodium terhadap cairan tubuh yang memperlambat mekanisme sehingga mendorong air keluar dari sel. Akibatnya perut terasa penuh dan menggelembung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Konsumsi serat yang tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serat adalah elemen penting dalam diet, tetapi untuk mengimbangi penyimpanan air yang menyebabkan penggelembungan, makanlah serat dalam buah-buahan seperti apel dan pear yang memiliki banyak kandungan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Awasi pengobatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perut yang mengembang adalah efek samping dari konsumsi obat. Aspirin kadang-kadang menyebabkan masalah perut yang memicu sembelit dan penggelembungan, termasuk pil kontrasepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.  Hindari sembelit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembelit didefinisikan sebagai memiliki lebih sedikit dari tiga kali buang air besar dalam seminggu atau jika terlibat ketegangan. Sebagai akibat perut terasa menambah besar. Untuk merangsang isi perut, tingkatkan konsumsi serat dari buah-buahan dan sayuran, lakukan secara gradual untuk menghindari fermentasi dan produksi gas yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.  Olahraga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olahraga akan membantu menggerakkan cairan dalam perut yang dapat menyebabkan perut besar dengan mendorongnya keluar dari jaringan dan masuk aliran darah dimana akan dilkeluarkan sebagai keringat atau dibawa ke empedu untuk dikeluarkan sebagai urine. Olahraga yang disarankan antara lain aerobik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6556673665805655611-4492489749940963855?l=eriqprasetio.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eriqprasetio.blogspot.com/feeds/4492489749940963855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6556673665805655611&amp;postID=4492489749940963855' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6556673665805655611/posts/default/4492489749940963855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6556673665805655611/posts/default/4492489749940963855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eriqprasetio.blogspot.com/2010/02/tips-mengecilkan-perut-alami-olahraga.html' title=''/><author><name>NiGueee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547392884037738188</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_ap15sVZosj8/R9Tkeb7xM4I/AAAAAAAAAAY/HgwgLylBSsc/S220/DSC02492.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6556673665805655611.post-6528535643212912771</id><published>2009-01-16T01:57:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T02:09:16.229-08:00</updated><title type='text'>Free Download Salaat Time</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ap15sVZosj8/SXBcXR_-dsI/AAAAAAAAAA4/YiTIWza_ATg/s1600-h/untitled.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 37px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ap15sVZosj8/SXBcXR_-dsI/AAAAAAAAAA4/YiTIWza_ATg/s320/untitled.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291831117198816962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Software Untuk mengingatkan Anda supaya Salaat tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.brothersoft.com/d.php?soft_id=39594&amp;amp;url=http%3A%2F%2Ffiles.brothersoft.com%2Futilities%2Fmiscellaneous%2FSalaatTimeSetup.exe"&gt;Klik Disini Untuk Download&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6556673665805655611-6528535643212912771?l=eriqprasetio.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eriqprasetio.blogspot.com/feeds/6528535643212912771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6556673665805655611&amp;postID=6528535643212912771' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6556673665805655611/posts/default/6528535643212912771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6556673665805655611/posts/default/6528535643212912771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eriqprasetio.blogspot.com/2009/01/free-download-salaat-time.html' title='Free Download Salaat Time'/><author><name>NiGueee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547392884037738188</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_ap15sVZosj8/R9Tkeb7xM4I/AAAAAAAAAAY/HgwgLylBSsc/S220/DSC02492.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ap15sVZosj8/SXBcXR_-dsI/AAAAAAAAAA4/YiTIWza_ATg/s72-c/untitled.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6556673665805655611.post-3418919485268756629</id><published>2009-01-16T01:45:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T01:48:31.970-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;center&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;MEMBUKA LEBAR-LEBAR  MATA HATI NURANI &lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;table width="85%" border="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; Bahan ini cocok untuk Informasi / Pendidikan  Umum.&lt;br /&gt;Nama &amp;amp; E-mail (Penulis): &lt;a href="mailto:gita_ku@hotmail.com"&gt;I KT EKASARJANA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya Staf Administrasi di PUSKOM UNIVERSITAS  MATARAM&lt;br /&gt;Tanggal: 16 Maret 2001&lt;br /&gt;Judul Artikel: HATI NURANI dan IMAN&lt;br /&gt;Topik: MEMBUKA LEBAR-LEBAR MATA HATI NURANI &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Artikel:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; Dunia sudah tua, mahluk hidup  terus lahir, hidup dan tumbuh berkembang, sebagai  manusia berakal budi yang paling sempurna dari  mahluk hidup ciptaan Tuhan lainnya tidak  sepantasnya saling menyakiti, menyiksa, saling dendam,  saling bunuh-membunuh. Dunia makin tua hati nurani  kian rapuh, iman kian tifis, manusia yang berbudaya  kian jauh dari kesadaran jiwa pengasih. Manusia  lupa akan awal mula karakter kebiasaan dan jatah  makanan bagi dirinya. Segala makhluk hidup mulai  di rambah di bunuh di makan untuk sekedar  mengenyangkan lambung asamnya yg tak pernah mengenal  cukup. Manusia adalah makhluk beradab, berbudaya  berakal budi tinggi, namun kenyataan adalah lebih  buas dan serakah dari srigala, macan, harimau, ular  dan segala binatang buas lainnya. Kehidupan dan  ranting makanan telah diatur Sang Pencipta untuk  menjaga kelestarian alam semesta, namun telah  secara sadar dirusak oleh manusia sendiri. Memang  dalam ajaran agama Tuhan menciptakan semua mahluk  hidup untuk manusia, maksudnya adalah untuk menemani manusia  agar tidak kesepian di dunia (bumi) ini, tetapi  bukan untuk memakan segala mahluk hidup itu.  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Melihat kenyataan sebagian besar kehidupan  umat manusia yang semakin terikat akan kenikmatan  semu (maya) antara lain terikat akan kemewahan,  kekayaan/harta benda, pangkat-jabatan, sanjungan,  hawa nafsu dan sebagainya. Maka tidaklah banyak  berarti jika manusia menyadari bahwa sampai saat dan  detik ini mahluk hidup menjalani kehidupannya di  atas permukaan planet Bumi yang sedang mengalami  proses. Proses tersebut ditandai dengan  kejadian-kejadian alam, banjir, angin topan, badai, gempa  bumi, gunung meletus dan lain sebagainya, yang  dapat merubah keadaan yang baik menjadi buruk dan  keadaan buruk menjadi lebih parah atau keadaan  yang buruk menjadi baik dan keadaan baik menjadi  lebih baik. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;   &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Bila kita pernah berlayar mengarungi laut atau  samudra dengan menumpangi sebuah kapal laut,  perahu atau menjelajah angkasa raya di atas awan  dengan sebuah pesawat terbang, pernahkah terlintas  dalam pikiran dan hati kita bahwa betapa manusia  (diri kita) hanyalah setitik debu dibanding dengan  luasnya lautan atau samudera atau alam semesta  ciptaan Tuhan Yang Maha Pencipta ? Maka barulah  kita mulai memahami dan menyadari siapa diri kita.  Jika kita masih menyimpan rasa ke-AKU-an dalam  hati nurani maka diri ini tak lebih hanyalah setitik  asap berwujud manusia yang sedang sakit! Tidak  hanya sedang sakit tapi sekarat! Kita semua tidak  hanya di bumi nusantara ini, di seluruh dunia dan  jagat raya mengalami hal yang sama. Menderita  sakit lebih aneh dari penyakit yang paling ditakuti,  AIDs. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kenyataan, sejak manusia mengenal enaknya makan  daging secara tidak sadar menipu diri sendiri dan  orang lain. Bahwa apa yang dirasa nikmat dan  lezat dari masakan, bukanlah daging mahluk hidup yang  dimakan tetapi yang nikmat dan lezat itu adalah  bumbu masaknya. Karena sifat serakah dan rakus  membuat kita lupa jatah makan mahluk lain yang telah  diatur dalam rantai kehidupan dan rantai makanan  untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian alam  semesta mesti kita rampas!  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Sungguh menyedihkan dan ironis, di jaman modern  teknologi canggih dan era millenium ini manusia  masih saling menghujat, saling iri dengki, dendam,  saling menyakiti, menyiksa dan bunuh-membunuh,  tak kenal balas budi dan belas kasih. Semua itu  diawali sejak manusia mengenal enak dan lezatnya  makan daging hewan (mahluk hidup) dicampur bumbu  masak. Sejak itu manusia mengidap penyakit Aneh! Penyakit MPS (Manusia Pemakan Segala). Kemudian  mulai timbul berbagai jenis penyakit (penyakit  jantung, tumor, kanker, dsb). Lebih aneh dan tidak  aneh (dianggap wajar saja), tidak hanya daging  hewan saja yang habis dimakan, bahkan sampai isi  dalam hewan tersebut (usus, hati, limpa, sampai  penyimpanan kotoran) hewan tersebut dibabat habis!  Ini kenyataan! Padahal kita tau mahluk hidup yang sudah tak  bernyawa tak lebih adalah BANGKAI! Tapi kita masih  doyan juga selera makan tinggi terhadap menu ini.  Dan kebiasaan ini wajar-wajar saja.  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Ketika semasih SD guru biologi mengajarkan  tentang hewan pemakan daging (Cornivora) dan pemakan  tumbuh-tumbuhan (Herbivora), Sedangkan manusia  termasuk golongan manakah dari kedua itu...? Jawabannya jika manusia memakan daging dan  tumbuhan secara logika manusia adalah pemakan segala  (keduanya). Benarkah ? Tetapi kita menuding Harimau binatang buas sebab  pemakan daging, selain hewan (binatang) laen,  manusiapun dimakannya. Lalu bagaimana dengan manusia  ? Kenyataannya segala macam binatang dijadikan  menu masakan. Adilkah ? Sadarkah darah dan daging dari segala macam hewan  (binatang) yang kita konsumsi selama ini telah  menghidupi jiwa kita ? &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Adakah terbayang roh-roh dari hewan(binatang)  tersebut tak pernah iklas pergi meninggalkan jasad  alamnya selain mati atas kuasa dan seijin Tuhan ? Hanya untuk memuaskan hawa nafsu dan selera  makan, manusia tega membunuh, sekaligus memakan daging  hewan yang sama memiliki jiwa/roh seperti  manusia. Tak hanya dalam selera menu, bahkan dalam  selera berhubungan sex-pun manusia tak kalah meniru  binatang, Oh..menyedihkan! Demikian juga terhadap  manusia lainnya tak ada lagi kompromi, kebencian,  dendam membara, dan saling bunuh-membunuh. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Manusia secara tidak sadar cuma berwujud saja, tetapi jiwa, darah dan daging telah bercampur dengan  darah dan daging dari hewan yang dikonsumsinya. Tidak  murni lagi. Akibatnya sedikit demi sedikit  perasaan murni alami kasih sayang yang dimiliki oleh  jiwa manusia mulai hilang sampai akhirnya luntur  keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta (Tuhan  YME, Tuhan Yang Maha Penguasa, Pengasih,  Penyayang, Pelindung dan Maha Adil Bijaksana). Kita lupa  Kepada Beliau sehingga lupa diri dan lupa  segalanya. Menyedihkan sampai manusia lupa jatah makanan  untuk diri sendiri, tak pernah puas merampas  jatah makanan mahluk hidup lainnya. Teori sederhana yang  menyadarkan diri ini, menyadarkan untuk mengenali  jatah makanan manusia sebenarnya apa sih??? &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Coba kita berpikir jernih. Semua berawal dari  kebiasaan. Jika kita membiasakan diri terhadap  sesuatu hal, niscaya sudah cukup untuk bertahan hidup.  Banyak sekali aneka ragam jatah makanan yang di  sediakan Tuhan untuk manusia. tidak mesti merampas  jatah makanan mahluk hidup lainnya yang memang  sudah menjadi hak dan rantai makanan dalam siklus  kehidupan. Betapa sayangnya Tuhan kepada manusia  Beliau telah menyediakan jatah makanan asli murni  dan alami sangat banyak dan terlindung, seperti  biji-bijian (padi, kacang-kacangan, kedelai,  jagung, gandum, dan banyak lagi serta buah-buahan dan  sayuran). &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Inilah sebenarnya jatah makanan bagi manusia.  Demikian halnya jatah makanan bagi hewan dan  tumbuhan masing-masing telah terbagi-bagi. Jika terjadi  perampasan terhadap jatah makanan mahluk lain,  maka inilah salah satu penyebab terjadinya ketidak  seimbangan, baik terhadap alam maupun jiwa dan  lingkungan alam semesta. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kenapa di jaman lampau umur manusia sangat  panjang, bahkan sampai ratusan tahun ?  Sebaliknya kenapa di jaman modern dan millenium  justru umur manusia makin pendek ? Kita semua pasti tau jawabannya. Banyak faktor  ketidak alami yang telah merusak lingkungan dan  alam semesta itulah jawabannya secara umum. (menurut  naluri penulis). &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Sebab jiwa/roh mahluk hidup adalah percikan sinar  suci Tuhan YME. Kini sinarnya mulai meredup. Maka  perlu untuk di cas agar bersinar benderang dan  kemilau kembali penuh kasih sayang, kedamaian. Barangkali jika ingin tetap lestari maka  kelestarian ada di tangan manusia dalam jiwa hati nurani  manusia untuk BACK TO BASIC.  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;   &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kalau dipikir dengan akal sehat dan logika,  semua yang tersedia atau yang telah sedang dan akan  diciptakan oleh Tuhan YME di alam semesta ini  terprogram secara permanen dan sistematis. Berjalan  sesuai dengan rotasinya. Namun karena  keterbatasan kemampuan kesadaran semua mahluk baik itu  (manusia, hewan dan tumbuhan) sehingga kehidupan di  alam (bumi) ini tidak harmonis lagi, telah rusak  dan tidak sistemastis lagi. Kondisinya sangat  parah! Ibarat sebuah rantai (roda/lingkaran) yang  telah tercabik-cabik, bolong, tertambal-tambal, putus  penuh sambungan sehingga jalannya tidak lagi  stabil! &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;   &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Katanya, manusia ciptaan Tuhan yang paling  sempurna diantara ciptaan-ciptaan-NYA selain hewan  dan tumbuhan. Sebab manusia dikaruniai kelebihan  akal dan budaya. Namun akal dan budaya tersebut  telah disalah gunakan. Salah diaplikasikan, yaitu  untuk mengakali diri sendiri, mengakali orang  lain, mengakali hewan dan mahluk hidup lainnya. Lebih  gawat lagi manusia mengakali Sang Penciptanya,  namun manusia makin lupa dan pikun bahwa Tuhan  selalu melihat segala tingkah polah manusia  ciptaan-NYA. Pada akhirnya manusia sampai pada satu titik  kejenuhan, mengaku paling pintar, paling  berkuasa, paling berjasa namun tidak pernah memahami  makna ciptaan Tuhan yang berwujud lingkaran. Maka  manusia itu akan tetap berjalan di satu titik dan  tidak pernah jauh dari titik itu berada. Bahwa  sebenarnya tidak ada kemajuan ataupun kemunduran,  yang ada penciptaan, bertahan hidup dan kehancuran. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Cuma ada satu jawaban untuk menghentikan segala  keserakahan, kemunafikan, iri  dengki, dendam,pertikaian, permusuhan, pembunuhan untuk menciptakan  keadilan, kesejahteraan/kemakmuran dan  kedamaian.  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;BUKALAH MATA HATI NURANI KITA LEBAR-LEBAR,  PERTEBAL IMAN dan TAKWA serta TAKUTLAH CUMA PADA TUHAN.  CINTAILAH DAN TANAMKAN KASIH SAYANG PADA SEMUA  MAHLUK HIDUP&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6556673665805655611-3418919485268756629?l=eriqprasetio.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eriqprasetio.blogspot.com/feeds/3418919485268756629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6556673665805655611&amp;postID=3418919485268756629' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6556673665805655611/posts/default/3418919485268756629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6556673665805655611/posts/default/3418919485268756629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eriqprasetio.blogspot.com/2009/01/membuka-lebar-lebar-mata-hati-nurani.html' title=''/><author><name>NiGueee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06547392884037738188</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_ap15sVZosj8/R9Tkeb7xM4I/AAAAAAAAAAY/HgwgLylBSsc/S220/DSC02492.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
